A. PRINSIP PENCIPTAAN
Secara akal, sesuatu dinyatakan ada karena diadakan. Sesuata yang awalnya tidak ada, sudah dipastikan tidak memiliki kehendak atau keinginan untuk meng-ada-kan diri. Proses dari awalnya tidak ada menjadi ada, dalam tatanan bahasa Indonesia disebut cipta atau Penciptaan. Misalnya, apabila anda meyakini bahwa dahulu kota Paris dipenuhi dengan besi, batu, mur, baut, semen dan bahan-bahan lain yang dibutuhkan mendirikan sebuah bangunan. Hingga pada suatu ketika terjadilah ledakan dan terciptalah Menara Efiel. Tentu, sebagai makhluk yang berakal, anda tidak mudah mempercayai teori ini.
Itu pula yang terjadi pada paradigma kebanyakan orang sekarang ini, terhadap makhluk ALLAH yang telah diciptakan-NYA dengan sempurna (17:70), yakni Manusia. Mereka meyakini bahwa keberadaan manusia di muka bumi berasal dari bentuk evolusi semata. Apabila anda meykini bahwa manusia berasal dari tatanan evolusi dan bahkan berkehendak sendiri untuk mengadakan diri, maka anda sama-saja mempercayai bahwa menara Eifel ada akibat ledakan.
Telah jelas dalam Al-Qur’an, bahwa keberadaan manusia di muka bumi adalah berdasarkan kuasa serta kehendak ALLAH. Serta memiliki suatu tujuan/misi yang telah ALLAH tetapkan sebelumnya (23:115).
Bukti referensi bahwa keberadaan manusia melalui proses penciptaan : (19:67, 29:19-20)
B. PROSES PENCIPTAAN
ALLAH menciptakan manusia melalui 2 proses penciptaan:
Ajali, Contoh:
- Nabi Adam.AS (4:1, 7:11, 15:26)
- Nabi Isa.AS (3:59)
- Siti Hawa (4:1)
Alami, Contoh: Manusia pada umumnya (23:12-16, 96:2)
C. POTENSI
Potensi adalah segala sesuatu yang dapat didaya-gunakan (50:16, 16:78).
· Internal:
- Aqliyah : membedakan antara Haq & Bathil (16:78).
- Ruhiyah : Menetapkan antara yang Haq & Bathil (66:12).
- Jasmaniyah : Melaksanakan perintah Ruhiyah (95:4-5).
- Fitrah : Kecenderungan kepada ALLAH (30:30)
· Eksternal:
- Huda : Petunjuk bagi manusia; yakni Wahyu ALLAH serta Rasul (69:40).
- Alam Semesta : Tanda-tanda kekuasaan ALLAH (3:190-191).
- Fitrah : Kecenderunan kepada DIEN (30:30).


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan Tinggalkan Komentar