Senin, Maret 30, 2009

MA’RIFATTUL INSAN

A. PRINSIP PENCIPTAAN
Secara akal, sesuatu dinyatakan ada karena diadakan. Sesuata yang awalnya tidak ada, sudah dipastikan tidak memiliki kehendak atau keinginan untuk meng-ada-kan diri. Proses dari awalnya tidak ada menjadi ada, dalam tatanan bahasa Indonesia disebut cipta atau Penciptaan. Misalnya, apabila anda meyakini bahwa dahulu kota Paris dipenuhi dengan besi, batu, mur, baut, semen dan bahan-bahan lain yang dibutuhkan mendirikan sebuah bangunan. Hingga pada suatu ketika terjadilah ledakan dan terciptalah Menara Efiel. Tentu, sebagai makhluk yang berakal, anda tidak mudah mempercayai teori ini.
Itu pula yang terjadi pada paradigma kebanyakan orang sekarang ini, terhadap makhluk ALLAH yang telah diciptakan-NYA dengan sempurna (17:70), yakni Manusia. Mereka meyakini bahwa keberadaan manusia di muka bumi berasal dari bentuk evolusi semata. Apabila anda meykini bahwa manusia berasal dari tatanan evolusi dan bahkan berkehendak sendiri untuk mengadakan diri, maka anda sama-saja mempercayai bahwa menara Eifel ada akibat ledakan.
Telah jelas dalam Al-Qur’an, bahwa keberadaan manusia di muka bumi adalah berdasarkan kuasa serta kehendak ALLAH. Serta memiliki suatu tujuan/misi yang telah ALLAH tetapkan sebelumnya (23:115).
Bukti referensi bahwa keberadaan manusia melalui proses penciptaan : (19:67, 29:19-20)

B. PROSES PENCIPTAAN
ALLAH menciptakan manusia melalui 2 proses penciptaan:
Ajali, Contoh:
- Nabi Adam.AS (4:1, 7:11, 15:26)
- Nabi Isa.AS (3:59)
- Siti Hawa (4:1)
Alami, Contoh: Manusia pada umumnya (23:12-16, 96:2)

C. POTENSI
Potensi adalah segala sesuatu yang dapat didaya-gunakan (50:16, 16:78).
· Internal:
- Aqliyah : membedakan antara Haq & Bathil (16:78).
- Ruhiyah : Menetapkan antara yang Haq & Bathil (66:12).
- Jasmaniyah : Melaksanakan perintah Ruhiyah (95:4-5).
- Fitrah : Kecenderungan kepada ALLAH (30:30)

· Eksternal:

- Huda : Petunjuk bagi manusia; yakni Wahyu ALLAH serta Rasul (69:40).
- Alam Semesta : Tanda-tanda kekuasaan ALLAH (3:190-191).
- Fitrah : Kecenderunan kepada DIEN (30:30).

Rabu, Maret 04, 2009

Tipe Data

Dalam Algoritma dikenal 3 Jenis tipe data. Yaitu:
1. Numerik
2. Text
3. Logic

TIPE DATA NUMERIK terdiri dari:
  • Integer (Bilangan Bulat)
    • Range : -32768 - 32767 (Atau untuk memudahkan logika anda, anggap aja semua bilangan bulat itu adalah integer)
    • Operator :
          • Aritmatika : +, -, x, DIV (pembagian bulat kebawah), MOD (Sisa Hasil Bagi)
          • Relasi : >, <, >=, <=,<>, =
    • Contoh Operasi :
2 + 9 = 11

8 - 4 = 4

7 x 2 = 14

10 DIV 3 = 3
Hasil baginya adalah 3.33, tetapi karena operator DIV membulatkan hasil bagi ke bawah maka hasilnya menjadi 3.

10 MOD 3 = 1
Untuk mendapatkan hasil yang bulat, maka angka 10 Setelah dibagi 3 masih memilika sisa 1 dari hasil pembagian. 1 inilah adalah hasil MOD-nya.